Manusia memburu bahagia..
Kini duniaku lupa rupanya
bunga itu terkulai layu..
diantara waktu dan usia yang tak
pasti..
Ayah tua menanti penuh kehampaan..
Hujan turun deras tak berirama..
Mentaripun ikut pudar cahayanya..
Simpati kepada ayah tua,,.
menanti bersama usia..
Inikah ruang dan waktu tanpa
harapan??
yang memisahkan penantian
dan kasih sayang??
Yang mungkin tak pernah terjalin antara
kita..
Hidup ini tak selamanya indah..
Hidup ini tak selamanya bahagia..
Kadang pahit dan penuh derita..
Kadang perlu pengorbanan dan air
mata..
Oh... sekalian penghuni dunia..
janganlah pernah kau lupa...
Oh...sekalian hati yang hampa..
kita hidup hanya sementara.
sebelum menanti hari yang sepi
hari-hari
yang abadi...
@Bandung,28 Oktober 2011.
By: Muhammad Ardi Kusumah,S.Pd
Tidak ada komentar:
Posting Komentar